in ,

BRI dan OVO Hadirkan Aplikasi Pinjaman Online Untuk Modal bagi UMKM

aplikasi pinjaman online dari bri dan ovo
Ilustrasi/Foto: Fuad Hasim dari detikcom

Pedia.Jingga.net | Jakarta, dilansir dari detikcom – Bank BRI menandatangani nota kesepahaman dengan dengan platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial PT Visionet Internasional (OVO).

Bank BRI dan OVO akan menghadirkan inisiatif pinjaman digital bagi UMKM, yaitu DigiKu.

Nota kesepahaman ini merupakan gerakan bersama pemerintah, HIMBARA, dan pelaku ekosistem digital sebagai bagian dari Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) untuk menyediakan pinjaman digital bagi UMKM sebagai mesin penggerak ekonomi nasional.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengungkapkan saat ini UMKM memberikan kontribusi sebesar 60,3% terhadap total produk domestik bruto (PDB) Indonesia dengan menyediakan sebesar 99% lapangan kerja di Indonesia.

Melihat pentingnya keberadaan UMKM dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi, BRI bekerja sama dengan OVO menghadirkan platform pinjaman online digital ‘DigiKu‘.

Platform ini diharapkan mampu membantu meningkatkan penetrasi produk dan layanan digital produk BRI serta membantu pelaku UMKM dan masyarakat yang terdampak agar dapat tetap menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Baca juga: Daftar Lengkap Aplikasi Pinjaman Online Langsung Cair Terbaru 2020

Kolaborasi antara BRI dan OVO ini merupakan kerja sama antara bank dan fintech untuk mengakselerasi transformasi digital, yang dalam hal ini dikhususkan untuk membangun UMKM agar dapat semakin berkembang dan maju dalam era digital ini.

BRI dan OVO ikut mendukung gerakan ‘DigiKu‘ dengan menghubungkan UMKM yang menjadi merchant dan pengguna OVO dengan fasilitas pinjaman modal yang tersedia melalui aplikasi BRI Ceria, dengan proses yang cepat dan sepenuhnya digital.

Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka akses pengajuan modal lewat channel online DigiKu agar UMKM yang saat ini terdampak pandemi dapat mengajukan pinjaman modal untuk kelangsungan usaha. Hal ini sangat dibutuhkan oleh UMKM karena banyak yang mengalami kekurangan modal usaha, kesulitan menggaji karyawan, hingga ancaman penutupan usaha” ungkap Handayani.

Sementara itu, VP Lending OVO Natasha Ardiani mengatakan dari 64,2 juta jumlah UMKM di Indonesia, lebih dari 70%-nya belum dapat mengakses pinjaman modal yang penting untuk menjaga kelangsungan usaha dan selanjutnya berekspansi.

Baca juga: Sudah Tak Sanggup Bayar Utang Pinjaman Online? Lunasi dengan 3 Cara Mudah Ini

Melalui kerja sama dengan BRI ini, OVO sebagai platform pembayaran dan layanan keuangan digital terdepan di Indonesia yang hadir di 115 juta ponsel pintar, berharap dapat membuka akses terhadap modal kerja dan pinjaman online bagi UMKM pengguna OVO, sehingga tidak hanya membantu memulihkan ekonomi nasional tetapi juga mendorong pemerataan ekonomi dan inklusi keuangan,” jelasnya.

Saat ini OVO merupakan platform pembayaran dan layanan keuangan digital terdepan di Indonesia yang hadir di 115 juta ponsel pintar dengan ekosistem yang mencakup lebih dari 700.000 UMKM.

Sehingga diharapkan dapat membuka akses terhadap modal kerja dan pinjaman online bagi UMKM merchant dan pengguna OVO.

Kolaborasi ini tidak hanya membantu memulihkan ekonomi nasional tetapi juga mendorong pemerataan ekonomi dan inklusi keuangan.

Produk pinjaman online digital ‘DigiKu’ yang dipasarkan melalui aplikasi BRI Ceria memungkinkan para UMKM dan pengguna OVO untuk memperoleh tambahan modal hingga Rp 20 juta dengan tenor atau jangka waktu pinjaman mulai dari 1 hingga 12 bulan.

Seluruh proses pengajuan berlangsung secara digital melalui aplikasi, menggunakan digital verification, credit scoring, dan digital signature.

Pemberian pinjaman modal dilakukan dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian dengan melakukan assessment seberapa besar kebutuhan sesungguhnya dari merchant dan pengguna OVO.

Halaman: 1 2

hutang pinjaman online

Sudah Tak Sanggup Bayar Utang Pinjaman Online? Lunasi dengan 3 Cara Mudah Ini

Daftar Terbaru 126 Pinjol Ilegal, dari Duit Go hingga Pintu Kaya

WAJIB TAHU! Tips dari Satgas Waspada Investasi Sebelum Melakukan Pinjaman Online